Pada hari senin pagi, tanggal 6 Januari 2020 tepat pukul 08.30 WIB, setelah apel pagi seluruh pegawai Pengadilan Agama Natuna langsung masuk ke ruang sidang utama Pengadilan Agama Natuna. Hal ini dikarenakan pada hari ini akan dilaksanakan kegiatan pengucapan serta penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Pegawai Pengadilan Agama Natuna.

Kegiatan tersebut dimulai dengan pembacaan basmallah bersama-sama kemudian sambutan oleh Ketua Pengadilan Rusdi, S.Ag., M.H., yang menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini tidak hanya seremonial belaka, juga pakta integritas yang akan dibaca dan ditandatangani bersama tidak hanya sebagai dokumen semata, namun merupakan janji diri serta komitmen untuk senantiasa memberikan Performa terbaik dalam bekerja, pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga integritas dan bersih dari segala perilaku koruptif.

Pakta Integritas adalah pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pakta Integritas dituangkan ke dalam sebuah Dokumen Pakta Integritas. Penandatangan Pakta Integritas ini sesuai tujuannya adalah mensukseskan program Reformasi Birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan badan peradilan dibawahnya serta merupakan wujud keseriusan seluruh elemen Pengadilan Agama Natuna untuk mewujudkan pelayanan publik yang terbaik.  

Pembacaan Pakta Integritas dimulai dari Ketua Pengadilan Agama Natuna hingga tenaga honorer Pengadilan Agama Natuna. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas yang dimulai oleh Rusdi, S.Ag., M.H., Ketua Pengadilan Agama Natuna, yang dilanjutkan oleh Para Hakim, Panitera, Sekretaris, Para Pejabat Struktural dan Fungsional, Pegawai Pengadilan Agama Natuna, serta seluruh tenaga honorer Pengadilan Agama Natuna.

Penandatanganan Pakta Integritas oleh Ketua Pengadilan Agama Natuna

Semoga dengan ditandatanganinya Pakta Integritas, senantiasa mengingatkan seluruh Pegawai Pengadilan Agama Natuna serta berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. (eMKa)