TIM SIDANG KELILING PA NATUNA KUNJUNGI PULAU SEKATUNG

 

NATUNA – Saat tim sidang keliling (sidkel) Pengadilan Agama (PA) Natuna sampai di gerbang Pulau Sekatung, salah satu anggota yang bertugas mendekat dan menyapa. Aditya Eka Apriyanto namanya. Pandangan salah seorang hakim, Samsul Zakaria, S.Sy., M.H., tertuju pada lapangan voli. “Selain voli ada olahraga lain?” tanyanya spontan pada Adit. “Kalau gak voli ya lari olahraganya,” jawabnya singkat. “Oh iya, asal jangan lari dari kenyataan,” canda Samsul mencairkan suasana. Ketua PA Natuna, Rusdi, S.Ag., M.H., ikut tertawa ringan.

Adit adalah salah satu anggota TNI AD yang mendapat amanah menjaga pulau terluar Kabupaten Natuna sekaligus pulau terluar NKRI. Total anggota yang disiapsiagakan ada 20 orang. Sepuluh orang dari AD dan sepuluhnya dari Marinir. Belakangan ditambah 2 pegawai PLN. Masing-masing matra dipimpin oleh Komandan Satuan Tugas (Kosatgas). Budi Saragih untuk AD dan Hendra Wijaya untuk AL (Marinir).

Pulau Sekatung masuk wilayah Desa Tanjung Pala, Kec. Pulau Laut, Kab. Natuna. Di pulau itulah, setiap anggota TNI yang bertugas berpisah dengan keluarga selama 9 bulan. Beruntungnya, meski pulau terluar namun sinyalnya sudah 4G. Hingga komunikasi dengan keluarga tidak jadi soal lagi. Tak ada lagi istilah cinta "tanpa kejelasan" alias digantung.

                 

Sebelumnya, saat sinyal masih tak menentu. Mereka punya tempat khusus untuk melepas rindu. Semacam bilik kerinduan. Di situlah suara isteri dan anak tercinta menjadi obat penat. Di tempat itu pula, mantan Menteri Kelautan, Ibu Susi Pudjiastuti. Minta kepada Pak Rudiantara, S.Stat., M.B.A., Menkominfo kala itu untuk mengadakan sinyal 4G. Pak Rudi janji, dalam 2 minggu beres. "Bener ya?" kata Bu Susi. "Kalau gak, tenggelam," candanya.

Semoga sehat selalu, Penjaga NKRI di wilayah terluar! Pengorbanan untuk negeri semoga berbuah berkah. Menabung rindu untuk keluarga dengan berpisah. Katanya, semakin lama berpisah, semakin mesra saat berjumpa. Mereka pasti kuat. Demi menjaga sang merah putih agar tetap berkibar di pulau terluar sekalipun. Tim sidkel PA Natuna mengucapkan terima kasih atas jamuan dan ramah tamahnya. (Humas-PA.Ntn)