Guna menapak tilas perjalanan spiritual Sang Rasul, warga Pengadilan Agama (PA) Natuna memperingati Isra' Mi'raj 1442 H, Jumat, 12 Maret 2021. Ketua PA Natuna, Padmilah, S.H.I., M.H., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya meminta tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. "Saya jelaskan sedikit tentang hikmah Isra' Mi'raj. Selebihnya akan dipaparkan penceramah," ujarnya disambut senyum hadirin.
.
Penceramah pada peringatan tersebut adalah Helmy Ziaul Fuad, S.H.I., S.H., M.H (Hakim PA Natuna). Dengan menyitir QS al-Isra' ayat 1, sosok kelahiran Blitar tersebut menjelaskan hikmah Isra' Mi'raj. Dalam kata "barakna haulahu", ulasnya, yang berarti Allah memberkahi sekeliling Muhammad SAW. Keberkahan tersebut termasuk pula terlindungi jiwa raga Rasulullah selama perjalanan spiritual itu.

Ceramah

Dalam Mi'raj, lanjutnya, Rasulullah diperlihatkan surga dan neraka termasuk keadaan penghuninya. Selain itu, Rasulullah juga bertemu dengan para nabi dan rasul terdahulu. Lebih khusus lagi, Rasulullah bertemu langsung Allah ta'ala untuk menerima perintah shalat 5 waktu. Rangkaian itu adalah makna dari frasa "linuriyahu min ayatina". Yaitu Allah ta'ala mempertunjukkan kepada Sang Rasul sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya.

.
Mengakhiri taushiahnya, Helmy mengulas tentang pentingnya menjaga shalat. Shalat itu, paparnya, adalah amalan yang nanti pertama kali dihisab (dipertanggungjawabkan). "Shalat itu tiang agama," tuturnya mengutip hadits masyhur, "siapa tegakkan shalat berarti tegakkan agama. Siapa meninggalkan shalat berarti merobohkan agama."