IMG_20210610_162326-min

NATUNA – Ada yang menarik dalam perkara Cerai Talak Nomor 104/Pdt.G/2021/PA.Ntn. Dalam perkara tersebut, Termohon berdomisili di wilayah hukum PA Pariaman. Selanjutnya Termohon menyampaikan permohonan kepada Majelis Hakim akan mengikuti sidang secara virtual. Menindaklanjuti permohonan tersebut, Panitera PA Natuna memohon bantuan kepada PA Pariaman untuk menfasilitasi sidang pertama pada Rabu, 9 Juni 2021.

                    Sebelumnya, PA Natuna biasa melaksanakan sidang secara virtual. Namun hanya sebatas pemeriksaan saksi. Untuk sidang virtual dimana Termohonnya berada di PA lain adalah baru pertama kalinya. Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim memberikan nasihat kepada Pemohon dan Termohon untuk rukun kembali. Nasihat tidak berhasil. Berikutnya, Pemohon dan Termohon diwajibkan untuk menempuh proses mediasi sesuai Perma Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.

                    Melanjutkan proses sidang virtual, mediasi pun dilaksanakan secara virtual. Dimana Pemohon berada di ruang mediasi PA Natuna bersama mediator. Sementara Termohon berada di PA Pariaman. “Ini adalah pengalaman pertama bagi saya sebagai mediator,” tutur Samsul Zakaria, S.Sy., M.H., selaku mediator perkara tersebut. “Alhamdulillah, secara umum mediasi virtual berjalan dengan baik,” lanjutnya.

IMG_20210610_162401-min

                    Dalam proses mediasi pertama tersebut belum tercapai kesepakatan antara Pemohon dan Termohon. Pemohon tetap pada permohonannya. Termohon pada prinsipnya ingin mempertahankan rumah tangga namun bila Pemohon bersikeras maka ia akan mengikuti proses persidangan. Termohon juga mengajukan tuntutan nafkah madhiyah, iddah, mut’ah, dan nafkah anak. Dalam hal ini pun belum terjadi kesepakatan tentang nominal tuntutan tersebut.

                    Mediator menunda mediasi dan akan dilaksanakan mediasi kembali pekan depan, Rabu, 16 Juni 2021. Kepada Pemohon dan Termohon, mediator mendorong untuk memanfaatkan waktu yang ada untuk berkomunikasi. “Mudah-mudahan dengan komunikasi tersebut akan tercapai kesepakatan antara Pemohon dan Termohon,” pungkasnya. (Humas-PA.Ntn)