webbahan

 

Hakim Mediator PA Natuna, Samsul Zakaria, S.Sy., M.H kembali berhasil memediasi perkara cerai. Perkara tersebut adalah cerai talak dan cerai gugat. Adapun keberhasilan dimaksud adalah terkait akibat perceraian yang biasa disebut mediasi berhasil sebagian. Kesepakatan damai ditandatangani para pihak di hadapan mediator pada Rabu, 4 Agustus 2021.
.
Kesepakatan para pihak meliputi–bila cerai dikabulkan–hak asuh anak, nafkah anak, dan pembagian harta bersama. Menurut Zakaria, kesepakatan akibat perceraian adalah implementasi dari nilai qurani "imsak bi ma'ruf au tasrih bi ihsan". "Kalau bisa bertahan dipertahankan dengan makruf. Kalau keputusannya pisah ya pisah dengan baik," ujarnya.
.
Pisah dengan baik, lanjutnya, dibuktikan dengan meminimalisir konflik setelah cerai. Misalnya, tidak memperebutkan hak asuh anak demi mewujudkan kepentingan terbaik bagi anak (best interest for the children). Lalu disepakati masalah nafkah anak sampai anak dewasa atau mandiri atau menikah atau berusia 21 tahun.